Tetap Berkarya Dalam Pandemi

Proses shoting video clip dalam rangka lomba cover video pelestarian alam oleh Siswa SMP N 1 Sukoharjo ini memang sangat berbeda pada lomba cover lagu pada umumnya…
Ide yang menyegarkan dan mengangkat budaya bangsa dikemas secara luar biasa oleh siswa-siswi spensa ini. Lagu cover tumbuh lestari ini dimulai dengan intro suara saron dan seruling yang dimainkan oleh Rake Sanjaya (8H), Kemudian diberi lantunan suara geguritan jawa dan puisi oleh Nana, Erlina dan Naura (7J), Serta dengan garapan vokal yang dikemas dg arransemen suara vokal yang apik dan ciamik dari Anisa(9E), Agid(8D), Veva(8D) dan Calista(7H).
Dalam interlude lagu diberi sebuah tarian dan lantunan nada jawa oleh calista dan sinden nisa.
Dan pada ending tak kalah luar biasanya persembahan Pocapan oleh Dalang Cilik Abimanyu (7H).

Lokasi shoting : Mugi Dance kartosuro
Pendopo Rumah Dinas Bupati dan Gubung Pegat

Beralihnya Dakwah Menuju Era Live Streaming di Tengah Wabah Corona

Pandemi virus corona menunjukkan pentingnya media baru dalam dakwah. Meski dituntut menjaga jarak atau physical distancing, tidak ada alasan bagi urusan dakwah atau mencari ilmu agama. Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H, SMP Negeri 1 Sukoharjo mengawali kegiatan belajar dengan kajian online secara live streaming.

Siswa mengikuti kegiatan secara live dari rumah dan membuat ringkasan materi kajian. Kegiatan juga diisi dengan review materi untuk Penilaian AKhir Tahun oleh semua Bapak Ibu guru mata pelajaran. Review tersebut dimaksudkan untuk memotivasi siswa, mereview tugas-tugas yang telah disampaikan, dan menyampaikan kisi-kisi materi PAT.

Peduli Dampak Corona, SMP N 1 Sukoharjo Salurkan Bantuan

Penyerahan 80 paket sembako kepada keluarga siswa yang kurang mampu oleh Dra. Indiah Dewi Murni, M.Pd selaku Kepala SMP Negeri 1 Sukoharjo kepada Ketua Sie Kekeluargaan Bp. Drs. Laminto pada Senin, 20 April 2020 untuk segera di distribusikan.
Pemberian bantuan tersebut dilakukan untuk membantu keluarga siswa kurang mampu yang terdampak secara ekonomi selama bertahan di rumah akibat penyebaran wabah virus corona.Pemberian bantuan dilakukan secara “door to door” kepada keluarga siswa kelas 7 dan 8 yang kurang mampu dan telah di data sebelumnya.

Semoga Pandemi corona ini segera berakhir..
Aamiin.