Sejarah Singkat

SEJARAH PERKEMBANGAN SMP NEGERI 1 SUKOHARJO

Sejarah perkembangan SMP Negeri 1 Sukoharjo sejak berdirinya telah mengalami beberapa tahapan. Pada awal berdirnya SMP Negeri 1 Sukoharjo berstatus sebagai SMP Persiapan Negeri yang didirikan oleh Panitia Pendiri SMP mulai tahun ajaran 1956/1957. Susunan panitia pendiri SMP Persiapan adalah :

  1. Bapak Pramono (Kepala SGB Sukoharjo sebagai Ketua
  2. Bapak Abutalib Sastrotenoyo sebagai Bupati Sukoharjo
  3. Bapak Mangundarmojo sebagai Kepala DPU Kab. Sukoharjo.

Pada awalnya tenaga pengajar SMP Persiapan terdiri dari guru-guru dari SGB Negeri Sukoharjo dan sebagai kepala sekolah Bapak Isaman (Kepala SMP Negeri 1 Surakarta) dan belum memiliki gedung sendiri serta berpindah-pindah dari sekolah satu ke sekolah lain diantaranya adalah :

  1. SR Sukoharjo (SD Jetis 1)
  2. SR Jetis (SD Sukoharjo V)
  3. SR Ngepakan (SD Joho 1)

Sampai dengan tahun ajaran 1957/1958 jumlah kelas mencapai 6 kelas, dan telah menempati gedung baru yang terdiri dari 7 ruang yang terletak di Madyorejo, Jetis, Sukoharjo. Pada taun ajaran 1958/1959 jumlah siswa melebihi daya tampung sehingga sebagian siswa ditampung di SGB.

Sejak berdirinya SMP Negeri 1 Sukoharjo telah mengalami pergantian kepemimpinan, periode kepemimpinan di SMP Negeri 1 Sukoharjo adalah sebagai berikut:

A. Drs. Sudibyo (1 Nopember 1959 – 1 Mei 1960)

Pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Sudibyo, SMP Negeri 1 Sukoharjo hanya memiliki 7 ruang kelas, sehingga beliau mengajukan otoritas tambahan perluasan gedung sebesar Rp. 195.000,00 dan berdasarkan SK Menteri P dan K No. 106677/A/5610 tertanggal 17 Oktober 1958 permohonan tersebut dikabulkan dan digunakan untuk membangun 5 ruang kelas, rumah jaga, WC dan sumur.

Dalam bidang akademik SMP Negeri 1 Sukoharjo telah bisa disejajarkan dengan sekolah-sekolah lain yang telah berdiri terlebih dahulu, namun ada beberapa kendala yang dihadapi antara lain :

1. Jumlah guru yang masih kurang

2. Masih Menginduk ke SMP Negeri 1 Surakarta

3. Sebagian besar guru tidak berdomisili di Sukoharjo

4. Baru pertama mengikuti ujian nasional

Tingkat kelulusan pada tahun ajaran 11958/1959 mencapai 25%.

B. S. Mangunsuwondo (1 Mei 1960 – 1  Agustus 1961)

Pada masa kepemimpinan Bapak S. Mangunsuwondo jumlah ruang kelas tidak mengalami perubahan yaitu 12 kelas, 1 rumah jaga, sumur dan WC. Tingkat kelulusan pada masa ini mencapai 75%.

C. Sumardjo (1 Agustus 1961 – 1 September 1963)

Pada masa kepemimpinan Bapak Sumardjo tidak banyak terjadi perubahan hanya masalah ganti rugi tanah yang sejak masa kepemimpinan Bapak S. Mangunsuwondo masih merupakan tugas yang harus diselesaikan pada masa kepemimpinan Bapak Sumardjo namun hingga selesai masa tugasnya permasalahan tersebut belum terselesaikan.

D. Widjono, BA. (1 September 1963 – 1 April 1976)

Pada masa kepemimpinan Bapak Widjono terjadi banyak perubahan diantaranya adalah :

1. Penambahan jumlah lokal dari 12 ruang menjadi 15 ruang selain yang terdiri dari 3 ruang yang terdiri dari ruang Lokakarya, Mushola dan 1 ruang kelas baru.

2. Penambahan jam pelajaran (les) pada sore hari yaitu jam 14.00 – 16.00

3. Memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan bagi guru ke jenjang berikutnya.

4. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang berguna sebagai penunjang sebagai Sekolah Perintis, antara lain dalam bidang :

a. Peternakan

b. Perikanan

c. Pertukangan

d. Penerbitan (majalah Arena Remaja yang didirikan 1 April 1971)

e. Pertanian

f. Kesenian dan olah raga

g. Perpustakaan

h. Bimbingan dan Penyuluhan

E. Supijatto, BA (1 April 1976 – 31 Januari 1983)

Masa kepemimpinan Bapak Supijatto, BA. banyak melakukan perubahan-perubahan baik fisik maupun akademik. Beberapa hal yang dilakukan pada masa kepemimpinan Bapak Supijatto, BA antara lain :

a. Membuat ruang kepala sekolah

b. Ruang keterampilan

c. Tempat sepeda guru dan siswa

d. Kamar kecil

e. Membuat kantin

f. Membuat ruang kelas sehingga menjadi 24 kelas dari 15 kelas (sebelumnya sebagian siswa harus masuk siang karena keterbatasan daya tampung)

Untuk meningkatkan kualitas guru maka tenaga pendidikan diberikan kesempatan untuk mengikuti penataran dan lain-lain yang menunjang peningkatan mutu pendidikan sehingga pada periode tahun kepemimpinan Bapak Supijatto, BA jumlah kelulusan siswa mencapai rata-rata 100% .

Selain di bidang akademik, prestasi lain di bidang non akademik yang dicapai antara lain :

1.   Pramuka salah satu siswa mengikuti Jambore Pramuka di Malaysia

2. Olahraga salah satu siswa menjadi anggota kesebelasan Junior dan mendapatkan pendidikan khusus sepak bola di Salatiga.

3. Juara 1 lomba mengarang Penghijauan tingkat Propinsi.

Selain bidang fisik juga meningkatkan mutu dalam berbagai bidang diantaranya adalah dalam hal kedisiplinan siswa. Siswa diwajibkan mengenakan seragam yang telah ditetapkan sesuai dengan harinya. Kemudian dibidang kesra ditempuh beberapa langkah untuk meningkatkan kesejahteraan diantaranya, adalah setiap guru diwajibkan menabung dan mengembangkan koperasi. Untuk mempererat tali kekeluargaan diantara para guru maka diadakan halal bihalal dan wisata keluarga.

Selama menjabat Kepala Sekolah di SMP Negeri 1 Sukoharjo, Bapak Supijatto, BA. juga dipercaya sebagai ketua MKS SMP Negeri se-Kabupaten Sukoharjo.

F. Drs. Wariman Brotowidjono (1 Pebruari 1983 – 30 Juni 1986)

Meskipun tidak terlalu lama menjabat kepala sekolah di SMP Negeri 1 Sukoharjo, namun banyak sekali kemajuan yang telah dihasilkan antara lain dalam bidang fisik :

1. Merehab ruang kelas sehingga menjadi gedung bertingkat.

2. Pembuatan ruang kelas baru sebanyak 6 ruang.

3. Pembuatan kantin.

4. Merahab serambi enam kelas.

Selain bidang fisik juga dalam bidang akademik sehingga mendapat prestasi antara lain:

1. Tingkat kelulusan menempati ranking pertama di Kabupaten Sukoharjo

2. Prestasi yang telah dicapai antara lain

a. Medapat kepercayaan mengirimkan 4 siswa untuk mengikuti Jabore Internasional di Canada pada tahun 1983 dan 1 orang siswa pada Jambore Internsional di Australis pada tahun 1984.

b. Juara I mengarang yang diselenggarakan oleh Departemenn Kehakiman pada tahun 1984.

c. Juara I mengarang dalam rangka pekan Penghijauan Nasional.

d. Lomba pidato berbahasa Inggris tingkat Karesidenan Surakarta yang diselenggarakan oleh Oxford Course pada tahun 1985.

e. Juara harapan LCT P4 tingkat propinsi Jawa Tengah

G. Soewardi, BA. (1 Juli 1986 – 1 Juni 1990)

Sosok Bapak Soewardi, BA. tidak asing lagi di SMP Negeri 1 Sukoharjo, karena beliau merupakan tenaga pengajar di SMP Negeri 1 Sukoharjo pada masa kepemimpinan Bapak Widjono, BA.

Beliau menlanjutkan tugas-tugas dari kepala sekolah sebelumnya yang belum terselesaikan antara lain :

1. Menyelesaikan pembangunan ruang kelas bertingkat yang belum sempurna pada masa kepemimpinan sebelumnya.

2. Mengubah enam ruang kelas menjadi ruangan bertingkat yang berfungsi sebagai Kantor Kepala Sekolah, Ruang Guru, UKS dan lantai atas sebagai Aula

3. Menyempurnakan pagar di sekeliling sekolah.

4. Pengaspalan halaman depan dan pembuatan taman.

Dalam usaha peningkatan mutu pendidikan dilakukan beberapa langkah antara lain :

1. Menertibkan administrasi guru dan melengkapi alat-alat penunjang pendidikan

2. Tambahan jam ke-0 (nol) maupun ke-8

3. Mengadakan pengimbasan PKG Bahasa Indonesia dan mengikutsertakan guru bahasa Indonesia dalam pengimbasan tersebut.

4. Mengadakan penularan hasil LKG IPS dan penataran guru BP dan mengikutsertakan guru yang bersangkutan pada penularan tersebut.

Dari usaha-usaha yang ditempuh dalam bidang akademik memberikan hasil yang cukup memuaskan sehingga dalam penilaian siswa teladan selalu menempati posisi juara I bahkan pada tahun 1990 menjadi juara I tingkat Propinsi Jawa Tengah dan juara III tingkat Nasional. Selalu menjadi Juara I Lomba LCT dan mengarang tingkat Kabupaten Sukoharjo.

H. Drs. Sri Slamet (1 Juni 1990 – 6 Aoril 1995)

Sama halnya dengan Bapak Soewardi, BA kehadiran Bapak Drs. Sri Slamet sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sukoharjo tidak asing lagi bagi guru dan karyawan. Karena beliau juga pernah mengajar di SMP Negeri 1 Sukoharjo pada masa kepemimpinan Bapak Widjono,BA. Karena prestasinya beliau diangkat menjadi kepala sekolah dan di SMP Negeri 1 Grogol beliau pertama kali memimpin kemudian mutasi ke SMP Negeri 3 Sukoharjo, SMP Negeri 2 Sukoharjo dan sejak tahun 1990 beliau menjabat sebagai kepala sekolah di SMP Negeri 1 Sukoharjo.

Usaha-usaha yang beliau lakukan untuk memajukan SMP Negeri 1 Sukoharjo antara lain :

1. Bidang Akademik

a. Tambahan jam ke-0 atau jam ke-8

b. Mengadakan les matematika

c. Pembinaan khusus terhadap siswa baik dalam bidang akademik maupun keterampilan

d. Mengirimkan guru untuk mengikuti penataran

e. Mengikutsertakan guru dalam PKG, LKG, maupun LKGI serta SPKG

f. Memotivasi guru untuk mengikuti kursus maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

2. Bidang Sarana dan prasarana

a. Membuat saluran keliling lapangan

b. Membuat jalan penghubung antara gedung

c. Rehab meja dan kursi praktek, saluran air laboratorium dan tempat sepeda guru.

3. Bidang Kekeluargaan

a. Mengaktifkan Dharma wanita

b. Kegiatan karawitan untuk bapak/ibu guru

c. Mengadakan halal bihalal

d. Kunjungan kekeluargaan.

4. Bidang 6 K

5. Bidang Kesejahteraan

a. Pengadaan seragam (pakaian dinas) dan seragam olahraga

b. Bingkisan hari raya

c. Insentif untuk guru yang mengajar ekstrakurikuler.

d. Memfasilitasi bagu guru dan karyawan yang akan naik tingkat.

I. Drs. K. Mursidi (7 april 1995 – 16 JUli 1999)

Banyak yang dicapai oleh Drs. K. Mursidi selain SMP Negeri 1 Sukoharjo tetap menjadi sekolah Faforit dan tetap menjadi sekolah unggulan di Kabupaten  Sukoharjo dalam masa kepemimpinannya SMP Negeri 1 Sukoharjo meraih Juara 1 Tingkat Nasional dalam lomba Wawasan Wiyata Mandala pada tahun 1997.

J. Taqwim, BBA, S.Pd. (16 Juni 1999 – 15 Januari 2002)

Tidak berbeda dengan pendahulunya, Taqwim, BBA, S.Pd meneruskan program para pendahulunya dan meraih sukses dalam segala bidang, dan meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga SMP Negeri 1 Sukoharjo.

K. Drs. Sinung Hartadi, M. Hum (16 Januari 2002 – 5 Oktober 2006)

Sama halnya dengan para pendahulunya kepemimpinan Drs. Sinung Hartadi, M.Hum. membawa SMP Negeri 1 Sukoharjo tetap eksis dan tetap menjadi idola warga Sukoharjo. Dan dengan kewibawaannya, menegemennya dan dengan segala gaya kepemimpinannya dapat membawa sukses siswanya menjadi Juara 1 Tingkat Nasional Olimpiade Fisika dan meraih medali emas dan The Best Praktiikum. Selain itu membawa SMP Negeri 1 Sukoharjo sukses menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN)

L. Bambang Maryadi, S.Pd, M.Pd. (6 Oktober 2006 – 12 Januari 2011)
Sosok Bapak Bambang Maryadi, S.Pd., M.Pd. tidak asing lagi di SMP Negeri 1 Sukoharjo, karena beliau merupakan tenaga pengajar di SMP Negeri 1 Sukoharjo pada masa kepemimpinan Bapak Drs. Sinung Hartadi, M.Hum. Beliau menlanjutkan tugas-tugas dari kepala sekolah sebelumnya. Sehingga pada masa kepemimpinannya meraih kesuksesan yang luar biasa dalam masa 1 tahun memperoleh kejuaraan lebih dari 90 macam baik tingkat daerah, provinsi maupun Tingkat nasional. Dan yang paling akhir siswa SMP Negeri 1 memperoleh Juara 1 tingkat Nasional PORSENI cabang renang dan Olimpiade sains membawa medali emas dan The Best Praktikum. Selain itu membawa SMP Negeri 1 Sukoharjo menjadi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional.

M. Drs. Saridi, M.Pd (12 Januari 2011 – 6 Oktober 2012)
Bapak Drs. Saridi, M.Pd. sebagai Kepala di SMP Negeri 1 Sukoharjo sejak dilantik oleh Bupati Sukoharjo pada hari Jum’at tanggal 12 Januari 2011 di Pendapa Graha Satya Praja,  Beliau sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 2 Polokarto. Pada awal jabatan, Beliau telah melaunchingkan ISO 9001:2008, Website dan SIM (Sistem Informatika Manajemen) SMP Negeri 1 Sukoharjo

N. Dra. Indiah Dewi Murni, M.Pd. ( 7 Januari 2012 – Sekarang)
Ibu Dra. Indiah Dewi Murni, M.Pd. sebelum menjabat Kepala SMP Negeri 1 Sukoharjo adalah sosok yang sudah tidak asing lagi. Beliau adalah Guru Mapel IPA Biologi di SMP Negeri 1 Sukoharjo sejak 1 Februari 1998. Beliau diangkat menjadi Kepala SMP Negeri 1 Sukoharjo Berdasarkan SK Bupati Sukoharjo Nomor 821.2/ 06 /2012 tertanggal 6 Januari 2012.

Comments are closed